Ungkap Rahasia di Balik Struk Token Listrik Prabayar, Jangan Langsung Dibuang

282
0
SHARE

Semenjak tahun 2014, pemerintah meminta masyarakat untuk memakai listrik prabayar dengan sebagai keunggulan mulai dari menentukan jumlah pemakaian listrik hingga efisien penggunaan listrik. Sistem ini memungkinkan pengguna listrik mampu mengatur berapa penggunaan listrik mereka dengan membeli daya listrik terlebih dahulu.

Pelanggan yang menggunakan listrik prabayar akan memiliki listrik prabayar khusus yang bisa memasukkan angka token pembelian energi listrik. Mereka bisa mengisi daya listrik sesuka mereka secara mandiri dengan bantuan meteran. Sistem pemerintah untuk mengajak masyarakat untuk pindah ke listrik prabayar cukup sukses, tetapi keluhan masih di rasakan masyarakat seperti listrik cepat habis atau boros bahkan sering mengeluh jumlah KWH tidak sesuai. Lantas bagai mana mengatasi keluhan tersebut?

Bagi yang menggunakan listrik prabayar, jangan langsung membuang struk listriknya. Karena solusi keluhan mengenai pemakaian yang dirasakan tidak sesuai dengan yang di beli tertera di struk listrik tersebut. Belum banyak msyarakat yang memahami bahwa di bagian pojok kiri bawah tertulis token TMP dan kemudian di ikuti oleh angka-angka, apabila daya listrik habis, maka masukkan segera kode yang ada pada TMP tersebut.

Di lihat dari laman brilio.net kode itu merupakan kode listrik tambahan atau kompresasi dari pemerintah apabila tidak tercapainya tingkat mutu pelayanan. Jadi ketika listrik habis jangan langsung membeli token yang baru, kompensasi dari PLN tersebut masi bisa di manfaatkan melalui kode token yang tertera di strukmu, jadi kode itu bukan sekedar kode.
Selamat Mencoba !

Selengkapnya ‪#‎Bacadulusini‬ >> goo.gl/2Q1DMH

Comments on Ungkap Rahasia di Balik Struk Token Listrik Prabayar, Jangan Langsung Dibuang